Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

Standard

 

Undang-undang 13 Tahun 2003 menyatakan bahwa PKB adalah perjanjian yangmerupakan hasil perundingan antara serikat pekerja/serikat buruh atau beberapaserikat pekerja/serikat buruh yang tercatat pada instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenagakerjaan dengan pengusaha,atau beberapa pengusaha atauperkumpulan pengusaha yang memuat syarat syarat kerjahak dan kewajiban keduabelah pihak.

Untuk itu diharapkan penyusunan Perjanjian Kerja Bersama dilaksanakan secaramusyawarah. Namun apabila tidak tercapai , maka penyelesaiannya dilakukan melaluiprosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
 
Undang-undang 2 tahun 2004 sudah mengatur apabila ada perselisihan pembuatanPKB itu masuk perselisihan kepentinganartinya para pihak dalam hal ini pekerjaataupun pengusaha dapat melakukan penyelelesaian sebagai berikut :

–          Perundingan Bipartit : harus diselesaikan selama 30 hariapabila tidak selesai
–          Penyelesaian Melalui Mediasi yang dilakukan  oleh mediator yang berada disetiap kantor instansi yang bertanggunjawab di bidang ketenagakerjaanKabupaten/Kota.          UU
–          Apabila tidak selesai juga maka salah satu pihak dapat mengajukan gugatanyang ditujukan kepada Pengadilan Hubungan Industrial  yang bertugas dan berwenangmemeriksa dan mem

dan memutusForum ini adalah   di tingkat pertama dan terakhir mengenaiperselisihan kepentingansehingga harus ditaati para pihak. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s